PEMULUNG, PENULIS DAN BARBIE

Saya agak heran ketika suatu sore, anak sulung saya, Bella, saat itu berusia 7 tahun, mencari kantong plastik besar. Lalu ia bertanya pada saya:
“Mamah punya barang bekas, tidak?”
Anak saya itu memang sering menggunakan Bahasa Indonesia baku yang kadang menggelikan kalau didengar. Tetapi susunan kata-katanya sering membuat saya merasa ‘being politely’. Jadi merasa ‘disopankan’ begitulah.
Ketika saya menggeleng, ia segera pergi keluar. Pulang-pulang hampir maghrib, Bella menenteng kantong plastik besar putih yang didalamnya berisi gelas bekas air mineral dan wadah plastik bekas. Melihat gelagat ia hendak menyimpan di kamarnya, saya memintanya untuk menyimpan di luar rumah. Baca lebih lanjut

BERBAHAGIALAH IBU!

Subhanallah, sepanjang minggu itu ada yang menyeruak di hati saya. Pertama, 20 Desember 2008, dalam memeringati hari ibu, saya memeroleh penghargaan sebagai salah satu dari 8 Inspiring Women dari DPW PKS Banten. Saya di bidang budaya, terkait dengan kegiatan di Rumah Dunia. Meski penghargaan itu diadakan oleh sebuah partai politik, insya Allah saya tetap ada di luar, agar melihat segala sesuatu dengan lebih leluasa.
Agak canggung rasanya berdiri di depan banyak orang, memegang tropi dan seikat bunga. Seperti ada tanggung jawab lebih berat menunggu sepulang saya nanti. Perempuan yang menginspirasi. Sebutan yang membuat saya merasa harus lebih berhati-hati dalam melangkah. Bukan untuk jaga imej, melainkan saya harus menjaga sikap tabiat, agar tidak menyakiti orang lain, dan terus memperbaiki tingkat keimanan saya. Baca lebih lanjut

REMEH, RIWEUH, RIBET, REPOT, RIANG

Siang itu (15/7/2011) saya menjanjikan kepada anak-anak Rumah Dunia yang usia Sekolah Dasar, untuk belajar mengarang.
Sepuluh buah notes kecil sudah saya siapkan, terbungkus rapi dengan kertas koran. Ya, kertas koran, agar anak-anak itu tidak berebut dan saling iri dengan notes jatah temannya.
Bagi mereka, notes seharga sepuluh ribu itu amat lux, yang mungkin tidak terpikir oleh orangtua mereka membelikannya. Notes warna-warni dengan bolpen kecil terselip di sampulnya. Baca lebih lanjut