Sebab Hidup Begitu Indah (2)

odieTadi pagi ngobrol sama Odie (10 yo) soal fasilitas kami yang bagi dia terbatas. Tentang main game, fesbukan, jajan, yang semua dibatasi.

Aku coba jelaskan alasannya. Bukan berarti kami membatasi gerak kreatifnya. Bukan karena kami iri tak bisa melakukan hal sama. Bukan karena kami tidak suka kegiatannya. Semata, jika berlebihan akan berbahaya.

“Odie bisa kok main game terus-terusan tanpa dilarang. Mau main sepuasnya juga boleh. Tapi nanti…” Kataku.

Odie menatapku heran, ” Kapan?”

Aku tersenyum, “Nanti, kalau sudah di surga.”

Odie tersenyum.

Beratkah cerita surga buat anak seusia dia? Bagiku tidak. Kami sering membicarakan kehidupan setelah mati. Tanpa ada dogma-dogma berat atau mengerikan. Kupikir, surga dan neraka bukanlah sesuatu yang tabu dibicarakan dengan anak sejak kecil. Justru dengannya dijanjikan banyak bahagia.

 

@tiastatanka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s